Membuat halaman Login dengan PHP


OK kawand tanpa basa basi kita mulai saja (hhe🙂 ). Yang perlu kamu siapkan adalah :

1. PHP 4.0 atau lebih.
2. Webserver, bisa pake Apache, IIS, PWS atau yang lain yang support PHP
3. Database server MySQL
4. Editor, disarankan pake Dreamweaver MX untuk lebih mudahnya atau pake Notepad jika pengin buat secara manual.
5. Es teh manis dengan lagu Tipe X biar lebih semangat untuk belajar🙂

Membuat Tabel yang Diperlukan
Pertama-tama mari kita buat dulu tabel yang diperlukan dengan MySQL. Di sini saya contohkan tabel user dengan field sbb :
Nama Field Type Panjang
username Varchar 20
nama Varchar 30
password Varchar 50
Jika diperlukan, bisa ditambahkan field yang lain. Mari langsung aja buat query-nya di MySQL :
CREATE TABLE `user` (`username` VARCHAR (20) NOT NULL, `nama` VARCHAR
(30) NOT NULL, `password` VARCHAR (50) NOT NULL, PRIMARY
KEY(`username`), UNIQUE(`username`));

Setelah table berhasil dibuat, kemudian isi dengan beberapa data (record) sebagai contoh. Misalnya dengan perintah sbb :
INSERT INTO user VALUES (‘achma’, ‘Achmad Solichin’, ‘nasigoreng’);
INSERT INTO user VALUES (‘okti’, ‘Okti Ragil’, ‘ragils’);
INSERT INTO user VALUES (‘sri’, ‘Sri Widhiyanti’, ‘sri’);
Catatan : Di sini, field password tidak dienkript terlebih dahulu. Jika kamu menginginkan field password ini dienkript bisa menggunakan fungsi password() atau fungsi md5() dari MySQL.

Membuat Tampilan Awal Login
Buatlah file dengan nama login.php sebagai tampilan awal halaman login, sebagai
berikut :
<html>
<head>
<title>Login here</title>
<meta http-equiv=”Content-Type” content=”text/html; charset=iso-8859-1″>
<style type=”text/css”>
<!–
table {
font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;
font-size: 11px;
}
input {
font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;
font-size: 11px;
height: 20px;
}
–>
</style>
</head>
<body>
<div align=”center”>
<form action=”periksa.php” method=”post” name=”login”>
<table width=”286″ border=”0″ cellpadding=”0″ cellspacing=”0″>
<!–DWLayoutTable–>
<tr bgcolor=”#FF6633″>
<td height=”19″ colspan=”2″ align=”center” valign=”middle”>
<font color=”#FFFFFF”>LOGIN DI SINI</font></td>
</tr>
<tr>
<td width=”106″ height=”27″>&nbsp;</td>
<td width=”180″>&nbsp;</td>
</tr>
<tr>
<td height=”18″ align=”right” valign=”middle”>Username :&nbsp;</td>
<td valign=”middle”>
<input name=”username” type=”text” id=”username” size=”20″></td>
</tr>
<tr>
<td height=”18″ align=”right” valign=”middle”>Password :&nbsp;</td>
<td valign=”middle”>
<input name=”password” type=”password” id=”password” size=”20″></td>
</tr>
<tr>
<td height=”19″>&nbsp;</td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td height=”18″ valign=”top”><!–DWLayoutEmptyCell–>&nbsp;</td>
<td valign=”middle”>
<input name=”login” type=”submit” id=”login” value=” Login “></td>
</tr>
<tr>
<td height=”28″>&nbsp;</td>
<td></td>
</tr>
<tr bgcolor=”#FF6633″>
<td height=”18″ colspan=”2″ valign=”top”><!–DWLayoutEmptyCell–>&nbsp;</td>
</tr>
</table>
</form>
</div>
</body>
</html>

Jika tombol login ditekan maka isi form akan diproses di halaman periksa.php sesuai dengan action pada tag form

Membuat Halaman Pemeriksaan Login
Setelah tampilan awal kita buat, maka kita buat halaman pemeriksaan login untuk memeriksa apakah username dan password yang diinputkan benar atau salah. Buatlah file dengan nama periksa.php sebagai berikut :
<?php
session_start();
#**************** koneksi ke mysql *****************#
$host = “database”;
$user = “0211500314”;
$pass = “8925603”;
$dbname = “db_0211500314”;
$conn = mysql_connect($host,$user,$pass);
if($conn) {
//select database
$sele = mysql_select_db($dbname);
if(!$sele) {
echo mysql_error();
}
}
#***************** akhir koneksi ******************#
#jika ditekan tombol login
if(isset($_POST[‘login’])) {
$username = $_POST[‘username’];
$password = $_POST[‘password’];
$sql = mysql_query(“SELECT * FROM user WHERE username=’$username’ &&
password=’$password'”);
$num = mysql_num_rows($sql);
if($num==1) {
// login benar //
$_SESSION[‘user’] = $username;
$_SESSION[‘passwd’] = $password;
?><script language=”JavaScript”>alert(‘Anda berhasil login’);
document.location=’berhasil.php'</script><?
} else {
// jika login salah //
?><script language=”JavaScript”>alert(‘Username atau password Anda
salah’); document.location=’login.php'</script><?
}
}
?>

Mari analisa program di atas :

Untuk mengaktifkan session kita menggunakan fungsi session_start(). Fungsi ini sebaiknya diletakkan di awal program (paling atas). Berikutnya lakukan koneksi ke database MySQL kita, menggunakan username dan password kita. Untuk aplikasi yang memerlukan koneksi database di setiap halaman, sebaiknya bagian koneksi ini dimasukkan dalam file khusus, sehingga setiap kita memerlukan koneksi database kita tinggal panggil filenya langsung menggunakan include atau require. Misalnya kita simpan sebagai file koneksi.php maka untuk memanggil file tsb kita bisa menggunakan perintah :
include “koneksi.php”;
atau
require “koneksi.php”;
Setelah koneksi berhasil, maka tinggal kita periksa apakah tombol login yang terdapat di halaman login.php ditekan atau tidak menggunakan fungsi isset() yaitu:
…..
if(isset($_POST[‘login’]))
……
Jika tombol ditekan maka ambil variable dari form textbox yang diisi oleh user__dalam hal ini variable username dan password__ dan disimpan dalam variable sementara. Perhatikan perintah :
……
$username = $_POST[‘username’];
$password = $_POST[‘password’];
……
Kita sudah mendapatkan variable username dan password, selanjutnya kita periksa apakah username dan password ini sesuai dengan data yang ada di database. Kita pilih (select) record di tabel user yang sesuai dengan variable username dan password tsb
……
$sql = mysql_query(“SELECT * FROM user WHERE username=’$username’ &&
password=’$password'”);
$num = mysql_num_rows($sql);
……
Fungsi mysql_query() digunakan untuk mengeksekusi suatu query atau perintah mysql, jadi seolah-olah kita mengetikkan perintah secara langsung di prompt mysql. Sedangkan fungsi mysql_num_rows() digunakan untuk menghitung jumlah record yang dihasilkan dari suatu perintah (query ) mysql. Dalam program di atas, variable $num akan berisi jumlah record yang dihasilkan dari $sql. Isi variable $num ini kita gunakan untuk memeriksa apakah username dan password benar-benar berada di tabel user. Jika ditemukan tepat 1 record maka username dan password benar dan redirect halaman berhasil.php. Namun jika tidak ditemukan, maka berarti username dan atau passwordnya salah, kembalikan ke halaman login.php. Untuk redirect di sini menggunakan javascript. Perhatikan potongan program berikut :
…….
if($num==1) {
// login benar //
$_SESSION[‘user’] = $username;
$_SESSION[‘passwd’] = $password;
?><script language=”JavaScript”>alert(‘Anda berhasil login’);
document.location=’berhasil.php'</script><?
} else {
// jika login salah //
?><script language=”JavaScript”>alert(‘Username atau password Anda salah’);
document.location=’login.php'</script><?
}
…….
Jika berhasil, sebelum diredirect ke halaman berhasil.php maka terlebih dahulu kita set variable session bernama $_SESSION[‘user’] dan $_SESSION[‘passwd’]. Variabel session ini digunakan untuk memeriksa apakah user tertentu berhak masuk ke suatu halaman ataukah tidak.

Membuat Halaman untuk Login berhasil dan halaman logout
Jika login berhasil maka user akan masuk ke halaman berhasil.php. Isi dari halaman ini ya tergantung Anda, sesuai dengan halama web Anda. Sebagai contoh sederhana, mari kita buat halaman sebagai berikut :
<?
session_start();
//periksa apakah user telah login atau memiliki session
if(!isset($_SESSION[‘user’]) || !isset($_SESSION[‘passwd’])) {
?><script language=’javascript’>alert(‘Anda belum login. Please login dulu’);
document.location=’login.php’</script><?
} else {
?>
<html>
<head>
<title>Berhasil</title>
<meta http-equiv=”Content-Type” content=”text/html; charset=iso-8859-1″>
</head>
<body>
<table width=”746″ border=”0″ cellpadding=”0″ cellspacing=”0″>
<!–DWLayoutTable–>
<tr>
<td width=”746″ height=”23″ align=”center” valign=”top”><font face=”Verdana, Arial,
Helvetica, sans-serif”>Selamat
Datang <? echo $_SESSION[‘user’] ?>&nbsp;<a
href=”logout.php”><strong>LOGOUT</strong></a></font></td>
</tr>
<tr>
<td height=”88″>&nbsp;</td>
</tr>
<tr align=”center” valign=”middle”>
<td height=”33″><font color=”#FF0000″ size=”5″ face=”Arial, Helvetica, sans-serif”>ANDA
BERHASIL LOGIN !!</font></td>
</tr>
<tr>
<td height=”62″>&nbsp;</td>
</tr>
</table>
</body>
</html>
<? } ?>
Dalam halaman berhasil.php di atas terdapat link yang mengarah ke logout.php. Kita akan membuat logout.php dimana jika user melakukan logout (meng-klik link logout di atas) maka session yang dia miliki akan dihapus. Berikut untuk file logout.php :
<?
session_start();
//periksa apakah user telah login atau memiliki session
if(!isset($_SESSION[‘user’]) || !isset($_SESSION[‘passwd’])) {
?><script language=’javascript’> document.location=’login.php’</script><?
} else {
unset($_SESSION);
session_destroy();
?> script language=’javascript’> document.location=’login.php’</script><?
}
?>
Untuk menghapus variable session kita bisa menggunakan fungsi unset() dan session_destroy(). Setelah session dihapus maka user dikatakan sudah logout dan tidak bisa masuk ke halaman berhasil.php selama user belum login lagi.

Sebenernya kalo kita pahami dan dimengerti semua itu gampang koq. Ambil saja logika programnya pasti mudah untuk dipahami. Semoga bermanfaat bagi teman-teman semua

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s